Ranjau Permen Karet

Pernah nggak ngalamin kena ranjau permen karet? Saya beberapa kali kena. Tapi seringnya sih cuma keinjek. Dan itu bukanlah masalah yang besar. Tapi menjadi masalah besar saat permen karet tersebut nempelnya di celana.
Musibah itu menimpa saya kemaren malem, saat sedang berburu Pokemon. Curiganya sih permen karet tersebut  nempel saat saya duduk di bangku taman.

Permen yang katanya bisa membantu menurunkan berat badan dan juga mengatasi asam lambung itu, kalau udah nempel di kain.
Susah banget ngilanginnya.
Tapi beruntung sih, itu cuma permen karet biasa. Lha coba kalau yang saya dudukin itu adalah permen karet yang dipakai oleh Guile untuk ngancurin markasnya Bison di Anime Street Fighter. Gak kebayang bokong seksi saya bakal jadi kayak apa bentukannya.
Tapi nggak mungkin juga sih, si Guile iseng nempelin permen karet di bangku taman.

Setelah googling, saya menemukan berbagai cara untuk menghilangkan permen karet yang menempel di kain. Mulai dari dipanasin, dibekuin, dikasih selai kacang, minyak jeruk bahkan sampai menggunakan WD-40.
Buset dah...!!
Ribetnya udah kayak mau ngebuka baut yang karatan aja sampai make WD-40 segala.

Tapi enak ya hidup di zaman sekarang.
Banyak masalah yang bisa dengan mudah diselesaikan dengan bantuan internet.
Internet menyediakan berbagai macam informasi yang kita butuhkan. Asal punya kuota internet dan gadget yang bisa dipakai untuk internetan, minimal separuh masalah hidup kita mudah untuk dicari solusinya.

Zaman dulu nyari informasi itu susah.
Termasuk ketika rambut saya terkena permen karet yosan. Karena nggak tau gimana cara ngilangin permen karet yang nempel dirambut dengan cara yang benar. Saya sampai harus rela dibotakin. Udah botak, tangannya penuh tato dari permen karet yosan pula.
Suram banget.

Saya juga sih yang bego.
Permen karet yang sudah dikunyah-kunyah sampai sepah itu bukannya dibuang. Malah di putar-putar untuk mainan, naas. Akhirnya malah nemplok dirambut. Karma sih kayaknya, soalnya saya lebih kejam daripada mereka yang suka habis manis sepah dibuang. Yang saya lakukan lebih kejam karena habis manis sepah, dimainin dulu lalu dibuang. Pasti rasanya sakit banget jadi permen karet yang diperlakukan seperti itu.
*Halah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Toko Buku Bekas di Ciledug

My Dol, Aplikasi yang bikin gue tambah ngenes

Kakak ade'an (kakak kakaan adek adean)