Emakku Sayang Emakku Malang

Beberapa hari sebelum puasa kemaren emak nelpon, dari obrolan telepon tersebut perasaan gue jadi campur aduk. Antara marah, kesel, kasian tapi pengen ketawa juga.

Gue dijodohin, sama  nenek-nenek.
Mau nggak mau gue harus nurut, bukan karena takut bakalan dikutuk jadi batu karena durhaka bukan. Malah seharusnya emak yang durhaka pada anaknya karena udah memaksakan kehendak seenaknya. Emak bermaksud ngejadiin gue sebagai alat untuk membayar hutang. Makanya gue gak bisa nolak, daripada ginjal gue di colong selagi tidur terus dijual ke pasar gelap buat bayar hutang. Lebih baik gue nurut aja lah.

Iya, emak yang mulai ketularan penyakit Social Climber/ panjat sosial (pansos) dari orang-orang jaman now mulai terlilit hutang karena saking pengennya ngehits dan famous. Hampir tiap pekan beliau selalu pergi ke tempat-tempat yang Instagramable untuk di posting di akun Instagram miliknya.
Lalu ketika udah nggak sanggup bayar, gue lah yang dijadikan sebagai tumbalnya.

Astagfirullah... Ampun mak ampun.
Anak macam apa gue yang tega ngefitnah emaknya sendiri. :'D

Oke, aslinya isi obrolan telepon tempo hari itu lebih buruk daripada gue dipaksa nikah. 
Kenapa lebih buruk? Soalnya udah menyangkut kesehatan emak.
Beliau ngasih tau kalau habis sakit, terus pas di periksa dokter tekanan darahnya naik sampai 160.
Padahal sebelumnya tekanan darah emak gue itu rendah, sampai-sampai  makan timun dan semangka aja emak itu nggak pernah berani.
Tapi kenapa tiba-tiba bisa naik sampai segitu?

Penyebabnya adalah sampah yang suka melakukan penipuan dengan modus ngasih informasi ke kerabat atau anak calon korban sedang mengalami kecelakaan atau ditangkap polisi via telepon. Ujung-ujungnya nanti, dia bakalan minta ditansfer sejumlah uang.
Gue udah beberapa kali dapat telepon penipuan seperti ini, Alhamdulillah nggak pernah kena. Tapi gue akui sih, saat pertama kali dapet telepon penipuan seperti ini. Gue sempet panik dan hampir percaya. Beruntung gue akhirnya bisa mengendalikan diri dan menyadari bahwa ini adalah salah satu bentuk penipuan.

Waktu ada yang nelpon emak mengaku dari kepolisian. Terus ngomong gini, "Anak ibu kami tangkap karena kedapatan membawa narkoba di dalam bagasi motornya."
Emak sebenernya udah langsung nggak percaya dengan  mengatakan bahwa anaknya nggak mungkin membawa narkoba, anaknya ngerti larangan agama. Kemudian si sampah itu mematikan panggilan teleponnya.

Seharusnya sih masalahnya udah selesai, tapi bukan emak gue namanya kalau masalah seperti itu selesai begitu aja. Emak ngaku semaleman nggak bisa tidur, kepikiran atas pengakuan si sampah tadi itu. Apalagi kata emak saat ditelpon kedengeran ada bakcsound suara rintihan, "Ibu....tolong saya bu." Makin kepikiran lagi karena dua anaknya yang diperantauan nggak bisa di hubungi.

Emak gue gitu sih, orangnya khawatiran dan gampang banget di bodohin sama orang.
Padahal kalau mau mikir tenang, itu tuh nggak masuk akal banget. Kok pake narkoba, gue sama abang gue ngerokok aja nggak. Tapi kalau jualan sih masuk akal, secara lagi butuh duit juga kan. 😂
Terus anaknya emak, itu nggak ada sepotek pun yang manggil ibu. Anaknya yang tiga pertama manggil mamak, sedangkan yang ketiga terakhir manggilnya emak. Gue sih yang duluan manggil emak, baru kedua kakak gue ngikutin. Menurut gue panwgilan emak itu tuh nggak ndeso tapi juga nggak kekota-kotaan. Gue paling nggak bisa nyebut ibu atau simbok, nggak bakalan pernah mau. 😂
Dari panggilan aja kan udah beda banget, masa iya masih ngebuat emak gak bisa tidur semaleman kepikiran terus sampai ngedrop gitu. Salah gue juga sih, punya kebiasaan kalau ditelpon sama emak pas lagi sibuk tuh gak pernah mau jawab. Nunggu kalau udah nggak sibuk baru nelpon balik, itu juga kalau nggak lupa. :'D
Sampah  banget emang itu penipu, hidup cuma sekali aja milihnya nyusahain orang lain. :'D

Serunya jadi anak yang punya emak  khawatiran dan gampang panik, selain ngerasa selalu diperhatikan juga jadi punya target yang gampang untuk diiseingin.
Pernah suatu sore, gue kan lagi berlagak seperti pendekar di halaman rumah. Biasalah, anak sembilan puluhan pasti nggak asing dengan sinetron laga seperti Misteri Gunung Merapi, Tutur Tinular maupun Angling Dharma. Nah, gue kan sok-sok niruin aksi mereka gitu ngeluarin jurus-jurus kanuragan segala macem. Pas salto, gue malah jatuh. Gedebuk..!!
Nggak sakit sebenernya mah, dikit ding.
Tapi karena menyadari emak  memperhatiin gue. Yaudah gue pura-pura pingsan aja, terus emak nyamperin gue panik sambil goyang-goyangin badan nyebut-nyebut nama gue.
Gue akhirnya nggak bisa nahan tawa karena sukses jahilin emak sendiri.

Pernah juga, waktu itu  malem-malem gue dilarang maen kerumah temen  yang lagi ada hajatan. Padahal gue juga nggak mungkin maen kesana, malu lah. Tapi emak cerewet banget ngingetinnya, seolah-olah gue tuh gak bisa dengerin omongan orang tua. Kesel kan, yaudah akhirnya gue bilang mau maen kesana. Habis itu gue ngumpet di kelambu yang udah digulung kemudian  ditautkan ujung ketemu ujung pada sebuah tiang tempat tidur sehingga mirip seperti ayunan buat bayi. Eh malah gue ketiduran dan pas akhirnya bisa ketemu. Itu juga secara nggak sengaja, jadi emak kan minta bantuan dua orang tetangga buat nyariin gue. Mereka bantu nyariin kemana-mana nggak ketemu. Berkali-kali emak nyari dikamar pun nggak ketemu. Entah karena penasaran atau udah putus asa, mereka bertiga nyariin gue dikamar. Hingga kemudian pas nyariin gue di kolong, kepala salah satu tetangga kebentur maaf bokong gue yang ada di dalam kelambu. Pas diliat, ternyata itu gue. Akhirnya gue dibangunin, terus diceritain kalau emak udah panik nyariin gue kemana-mana.
Beruntung waktu itu kedua tetangga gue nggak kesel terus mengarak gue telanjang keliling kampung.

Berangkat ke sekolah nggak selalu jadi aktivitas yang menyenangkan buat gue. Adakalanya rasanya tuh males banget.
Pagi itu misalnya, seharusnya gue udah bangun terus siap-siap  berangkat ke sekolah. Tapi karena males, gue yang udah melek nggak bergegas mandi. Setiap di panggil sama emak, gue diem aja. Kemudian pas disamperin, gue pura-pura mati. Badan digoyang-goyang gue diem aja. Digelitikin pun gue juga nggak gerak, untungnya gue punya radar anti geli. Asal siap dan fokus pas digelitikin, gue bakalan bisa nahan rasa geli. *Jia'elah
Langkah terakhir, emak mencet idung gue. Mungkin pikir beliau tuh gini, "Rasain lu gak bisa napas, tahan tuh kalau kuat."  Awalnya sih gue tahan, tapi karena udah nggak kuat dan pengen ketawa juga. Yaudah gue nyerah.

Keisengan gue yang paling keterlaluan terjadi setelah gue kerja di Jakarta. Nggak sengaja sebenernya,  tapi karena ada kesempatan.  Gue nggak bisa untuk nggak melakukannya.
Ceritanya sehabis ganti kartu baru, gue nelpon emak. Ketika denger emak bilang, "Halo ini siapa?"  langsung kepikiran buat iseng. Suara gue berat-beratin, terus ngaku dari kepolisian.  Gue bilang, "Maaf apa benar ini ibunya ugik? Saya dari kepolisian. Anak ibu harus bertanggung jawab karena sudah menghamili anak gadis orang." Gue paham banget dari suaranya, emak gue seperti kaget..mungkin syok juga. Bicaranya terbata-bata. Hal Itu lantas ngebuat gue ngerasa bersalah banget.
Akhirnya gue ngaku, kalau itu gue.
Bukan Polisi beneran.

Gue akuin itu tuh  keterlaluan banget. Semenjak kejadian itu juga gue udah ngggak pernah berani iseng yang keterlaluan lagi. Alhamdulillah beliau nggak kenapa-napa. Seandainya terjadi sesuatu yang buruk waktu itu, gue pasti bakalan ngerasa bersalah seumur hidup. Dan untung emak orangnya sabar, meski udah sering gue isengin berkali-kali pun. Beliau nggak pernah marah sama sekali ke gue, terpikir untuk nyoret nama gue dari kartu keluarga pun kayaknya juga nggak pernah.
*Halah

Komentar

  1. Haloo, Sobat - Sobat Semua Yang Hobbi/Gemar Bermain Judi Online
    Yukk.. Daftarkan Dirimu di SAHABATDOMINO sekarang juga !!
    Cukup Dengan 1 USER ID Bisa Bermain 8 Game :
    * Poker
    * Domino 99
    * AduQ
    * Capsa Susun
    * Sakong
    * Bandar Poker
    * BANDARQ ONLINE
    * BANDAR 66 ONLINE
    Permainan Yang Mudah Dimainkan dan Mudah Menang
    -------------------------------
    - Proses DEPO & WD Hanya 2 Menit
    - Minimal DP & WD Rp. 20.000,
    - 100% NON ADMIN + 100% FAIR PLAY
    -------------------------------
    Yuk..Ikut PROGAM REFERRAL Di Situs Sahabatdomino
    Dapatkan Bonus Referral 20% Seumur Hidup
    NB : Semakin Banyak Teman Yg Anda Ajak
    Semakin Banyak Juga BONUS Yg Anda Dapatkan
    --------------------------------
    AKSES KE LINK ALTERNATIF :
    - Pusatdomino,com
    - Murnidomino,com
    - Slotdomino,com
    -----------------------
    INFO LENGKAP HUBUNGI KAMI DI :
    LIVECHAT : Slotdomino(dot)com
    W.A : +6285974599065
    PIN BB : 2BE2DD7E
    PIN BB : DBFDDEFE

    SLOTDOMINO | AGEN DOMINO99 | JUDI DOMINO 99 | DOMINO 99 ONLINE | KOMUNITAS DOMINO TERBESAR DI ASIA

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Toko Buku Bekas di Ciledug

My Dol, Aplikasi yang bikin gue tambah ngenes

Kakak ade'an (kakak kakaan adek adean)