Hulk dan Kisah Cintanya

Hulk kabur dengan membawa rasa keputusasaannya.
Dia memilih kabur karena hal itu lebih mudah dilakukan daripada berusaha menjelaskan agar  Black Widow mengerti.

Di Avenger Infinity War, Hulk kembali seorang diri ke bumi setelah sebelumnya meninggalkan Asgard bersama Thor, Loki beserta penduduk Asgard lainnya. Kiamat Kubro yang bakalan diciptakan oleh Thanos ngebuat dia akhirnya harus bertemu dengan anggota Avenger lainnya, sorry. Mantan anggota Avenger maksud gue, Tony Stark sendiri yang bilang ke hulk kalau Avenger udah bubar. Tentu saja dia bilang begitu ke Hulk, ketika Hulk udah berubah menjadi Bruce Banner.

Pertemuannya kembali dengan Black Widow penuh dengan kecanggungan. Sayang Russo bersaudara sebagai sutradara Infinity War nggak ngasih mereka berdua kesempatan untuk  berbicara empat mata dan melepaskan rindu.

Padahal gue ngarep bakalan ada adegan dimana Bruce Banner ngobrol panjang lebar. Kemudian meminta maaf karena udah kabur ninggalin Black Widow. Lalu akhirnya mereka baikan, dan berjanji akan menikah jika mereka berhasil mengalahkan Thanos nantinya.

Tapi untung sih mereka nggak dikasih kesempatan itu, gue paling males ngeliat adegan ciuman di film super hero. Apasih? gak enak banget diliatnya, maksa. Apalagi ketika yang ciuman itu adalah Alien, seperti yang dilakukan oleh Gamora dengan Star Lord.
Ewww... banget asli.

Gue jadi kepikiran sama hubungan asmara antara Bruce Banner dengan Black Widow. Mungkinkah akhirnya mereka akan menjalin sebuah hubungan serius seperti yang dilakukan oleh Vision dan Scarlet Witch?.
Secara diam-diam ternyata mereka menjalin sebuah hubungan spesial, padahal keduanya sempat bentrok lantaran berbeda kubu sewaktu di Civil War. Kasian Tony Stark, nggak hanya dikhianati oleh Black Widow aja. Tapi Vision, Android yang awalnya adalah Jarvis, sistem komputer yang tidak lain adalah pelayannya Tony Stark sendiri pun ternyata juga mengkhianatinya.
*yah..gue spoiler Infinity War

Bagaimana jika seseorang yang susah payah dihindari, ternyata adalah jodohnya sendiri?
Seperti si Hulk ini misalnya, dia menghindari Black Widow. Bahkan sampai nekat kabur ninggalin Black Widow dengan naik quinjet hingga kesasar ke planet sakaar dan jadi gladiator disana selama dua tahun. Tapi pada akhirnya takdir membawanya kembali ke bumi dan mempertemukannya lagi dengan black widow.

Ada dua jenis manusia, maximizers dan satisficers.
Maximizers adalah manusia yang beranggapan bahwa dalam mendapatkan segala sesuatu, mereka harus mendapatkan yang terbaik.
Satisficers bukan kebalikannya Maximizers, karena manusia jenis ini juga sama-sama melakukan usaha untuk mendapatkan yang terbaik, tapi dia nggak ngotot mati-matian kayak yang dilakukan oleh Maximizers. Ketika akhirnya seorang Satisficers mendapatkan apa yang dirasa sudah cukup. Mereka akan berhenti mencari dan bahagia dengan sesuatu yang didapatkannya itu meskipun bukanlah yang terbaik.

Nggak ada yang salah dengan kedua jenis manusia diatas. Hanya saja, tipe maximizers mungkin akan kelelahan pada akhirnya. Karena terlalu banyak kriteria dan syarat tentu membuat proses pencarian itu akan memakan waktu dan usaha yang lebih.

Mungkin Hulk termasuk tipe Maximizers yang punya banyak kriteria, harus ini itu. Dan semua kriteria itu nggak ada pada diri Black Widow. Makin sulit lagi kalau ternyata salah satu kriteria Hulk adalah yang nggak sering ciuman. Pasalnya, Black Widow adalah cewek yang paling sering ciuman sama hero lain. Saking seringnya, mungkin semua hero cowok di marvel, udah pernah dicium sama dia. 

Tapi bisa jadi, Hulk ninggalin Black Widow karena tersadar setelah membaca bukunya Ustadz Felix Siauw yang judulnya "udah putusin aja". Hulk nggak mau pacaran lagi, dia pengennya langsung nikah begitu tabungannya udah cukup.

Black Widow merupakan sosok perempuan yang tepat. Karena dia sanggup nenangin emosi Hulk, sehingga Hulk mudah untuk berubah kembali menjadi Bruce Banner.


Sejauh yang gue tau, sebelumnya hanya Betty Ross, mantan pertamanya si Hulk  yang bisa melakukannya.
Dan nggak seperti Betty Ross yang bapaknya malah berusaha mati-matian melenyapkan Hulk, Black Widow nggak punya siapapun yang bakalan nggak ngerestuin hubungan mereka.

Nggak ada yang kurang dalam diri Black Widow, pas bangetlah pokoknya sama Hulk.
Ya walaupun sebenarnya nggak sempurna juga sih, diantara banyak kelebihan yang dimiliki Black Widow. Ada kekurangannya juga, misalnya, dia nggak bisa punya anak. Pihak pemerintahlah yang melakukannya sebagai salah satu syarat untuk menjadikannya agen rahasia. Tapi ini kan jaman canggih, dan Hulk adalah ilmuwan yang cukup jenius. Masa iya sih gak bisa ngakalin gimana caranya agar ketika menikah kelak mereka tetap bisa punya anak.
Untung ya, syarat untuk menjadi agen beras maupun agen sembako nggak harus dikebiri dulu kayak jadi agen rahasia.

Betapa sayangnya sayang.
Satu atau dua kekurangan membuat beberapa kelebihan yang lain menjadi tak berarti.
"Black Widow sih oke banget..
Orangnya gini gini...bla..bla..bla segala macem, tapi sayang. Dia gak bisa punya anak dan sering ciuman sama super hero lain."
Begitu mungkin pikir Bruce Banner.
*halah

Penampilan Black Widow makin keren di Avenger Infinity War dengan rambut pirang lurus.
Awalnya kan dia memiliki rambut yang sedikit bergelombang dengan warna coklat kemerahan. Sayang pakaiannya masih tetep ketat kayak biasanya, berpakaian tapi kayak telanjang. 😂
Tapi kali ini nggak yang ketat terus hitam mengkilap keliatan licin, yang saking licinnya. Sampai-sampai kalau ada lalat yang nemplok di pakaiannya itu pasti bakalan kepleset. Intinya, penampilan barunya jauh lebih keren dari yang sebelumnya.

Bukan haya soal penampilan, ditengah pengasingannya bersama Captain America justru malah membuat karakternya keliatan makin keren, tanpa cela. Jauh berbeda sekali dengan sosok Bruce Banner yang malah  berubah menjadi pecundang.

Udah nonton Thor Ragnarok?
Asli gue kecewa banget sama Bruce banner, ilmuwan kalem ini berubah jadi panikan gak jelas gitu. Gak cuma panikan, tapi kesannya juga jadi penakut. Sampai-sampai, ketika dia ingin berubah jadi Hulk aja kesusahan.
Padahal biasanya kan senggol bacok, marah dikit..emosional dikit langsung berubah jadi raksasa ijo.

Ada yang bilang itu karena efek kelamaan berubah jadi Hulk di Planet Sakaar.
Iya...
Selama dua tahun menjadi gladiator di Planet Sakaar, Hulk emang nggak pernah berubah menjadi Bruce Banner. Saking lamanya, bahkan dia udah bisa ngomong panjang lebar ketika dalam wujud Hulk.
Padahal kata-kata Hulk sebelumnya sangat terbatas, dia gak bisa diajak ngobrol.

Selain berubah menjadi panikan dan penakut saat menjadi Bruce Banner, ketika menjadi Hulk pun gak jauh beda. Hulk sekarang terkesan cemen banget. Ngelawan Thor yang udah kehilangan Mjolnir dan rambut panjang ala mirabellanya aja gak bisa menang. Pas lawan Thanos apalagi, padahal Thanos tanpa Kekuatan Infinity Stones ketika ngelawan dia loh.
Saking cemennya nih, bahkan sampai ada adegan dimana Okoye, panglima angkatan perangnya Wakanda tersenyum sinis ngeremehin si Bruce Banner.

Terus apa iya dengan keadaan Bruce Banner yang justru malah berubah jadi payah kayak gitu, Black Widownya masih mau sama dia?
Apalagi dia udah dikecewain, ditinggal kabur pakai quinjet tanpa ngasih kabar.
Padahal, katanya cewek kalau udah beneran cinta. Sehari tanpa ada kabar dari orang  yang dicintainya aja udah bikin uring-uringan. Gimana dengan Black Widow yang ditinggalain tanpa kabar selama dua tahun?.
Untung Black Widow, coba kalau cewek jaman now. Mungkin udah mewek drama di acaranya Uya Kuya atau nggak di acara Katakan Putus.
😏

Makin kasian rasanya sama si Bruce Banner, ilmuwan dan super hero yang paling malang hidupnya. Semasa kecil udah ditinggal mati ibunya, parahnya lagi penyebab kematian ibunya adalah bapaknya si Bruce Banner sendiri. Ketika itu bapaknya yang juga merupakan ilmuwan jengkel lantaran penelitiannya dihentikan paksa oleh Jenderal Ross, bapaknya Betty Ross.
Dia lantas pulang kerumah sambil marah-marah dan bermaksud pengen ngebunuh Bruce Banner kecil. Gue lupa alasannya pengen ngebunuh anaknya sendiri apa,  kayaknya sih lantaran Bruce Kecil udah diberikan gen hasil penemuannya sendiri yang akhirnya bermutasi pada tubuh Bruce kecil. Tentu saja emaknya Bruce Banner nggak rela anaknya dibunuh suaminya sendiri, demi ngelindungi Bruce akhirnya malah dia yang kebunuh.  Bruce Banner kecil menyaksikan semuanya itu didepan matanya sendiri.

Setelah bapaknya dimasukan ke dalam  Rumah Sakit Jiwa, Bruce Banner di besarkan oleh kawanan Gorrila di hutan. Hingga pada suatu hari, datang rombongan pemburu yang mengawal seorang peneliti beserta putrinya.
Ketika putri seorang peneliti itu tersesat lalu diserang binatang buas lantaran mengejar-ngejar seekor monyet yang mencuri topinya. Dia berhasil diselamatkan oleh Bruce Banner, dan singkatnya mereka berdua akhirnya jatuh cinta.
Bruce Banner ikut cewek tersebut ke kota, kemudian nenjadi seorang ilmuwan.

*Salah film om, itu Tarzan sama si Jane kan?
😒

Kemalangannya terus berlanjut, dalam sebuah percobaan dengan radiasi sinar Gamma. Terjadi sebuah kecelakaan yang menyebabkan Bruce Banner terpapar radiasi karena berusaha nyelametin temennya.
Sejak saat itu jika emosinya meluap, Bruce Banner akan berubah menjadi raksasa ijo yang sampai sekarang kita kenal dengan nama Hulk.

Hulk selain harus ngelawan bapaknya sendiri yang ternyata juga bisa berubah menjadi raksasa seperti dirinya. Hidupnya gak pernah bisa  tenang karena selalu di buru oleh Jenderal Ross bahkan sampai di dua filmnya, Hulk (2003) dan The Incredible Hulk. Kebayang kan gimana rasanya dimusuhi bahkan sampai diburu oleh bapak dari pacar sendiri?
Nggak habis pikir sih sama si Jenderal Ross itu, padahal Hulk nggak jahat sama sekali. Bahkan justru dia kebukti selalu ngelindungi anaknya, Betty Ross. Bahkan dirinya sendiri juga diselamatkan oleh Hulk.
Dan kalau mau mikir, padahal secara nggak langsung dia adalah salah satu penyebab berantakannya keluarga Bruce Banner karena  menghentikan penelitian Bapaknya Bruce.

Itulah Bruce Banner, keluarganya berantakan.
Kehidupan cintanya kacau, ilmuwan malang.
Anggota Avenger yang jarang diakui orang sebagai Super Hero. Bahkan diapun ngerasa kalau bumi membencinya karena Hulk hanya menyebabkan kerusakan.

Entah masih termasuk sebuah kemalangan atau bukan, faktanya. Warna Hulk pada awalnya  bukanlah hijau, melainkan berwarna abu-abu. Tapi karena jaman dulu agak kesulitan dalam proses pewarnaanya, akhirnya dipilihlah warna hijau.

Komentar

  1. saya suka karena leihat anak2ku semua suka

    BalasHapus
    Balasan
    1. Selalu envy kalau pas nonton terus ngeliat ada yang dateng sama orang tuanya. Orang tua saya gak pernah ngajak saya nonton ke bioskop, mbak Tira...angkat saya jadi anak dong. πŸ˜‚πŸ˜‚
      Becanda ding.. ✌✌

      Hapus
  2. Hulk emang pas jadi gladiator mukanya ngeye bgt yak,,

    BalasHapus
  3. Ahaha iya..
    Songong banget.padahal lawan thor aja gak bisa menang. πŸ˜‚πŸ˜‚

    BalasHapus
  4. Wow, standing aplaus dlu...πŸ‘πŸ‘, kisah cinta dan kehidupannya hulk panjang dan ribet banget ya, kayak rumus aljabar digabung sama logaritma. Herannya, masnya kok apal banget.....
    Bener-bener penggemar hulk kayaknya.


    Saya suka nonton avanger sih, tapi nggak tahu detail kehidupan dari tiap karakter.

    Eh, saya punya saran nih buat hulk. Mungkin sebaiknya dia taarufan dulu aja sama black widow... He..he...😁

    BalasHapus
  5. Asmara Black Widow dgn para jagoannya ..
    https://www.youtube.com/watch?v=s2LkcUi1xqc

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Toko Buku Bekas di Ciledug

My Dol, Aplikasi yang bikin gue tambah ngenes

Kakak ade'an (kakak kakaan adek adean)